Apa itu Komunikasi ?
Pertanyaan
di atas sering dilontarkan oleh orang awam atau orang yang baru pertama kali
hendak mengetahui lebih jauh mengenai ‘komunikasi’ sebagai sebuah disiplin ilmu. Meskipun seseorang belum
mengetahui pasti apa sesungguhnya yang akan dipelajari ketika memutuskan
mengambil ‘komunikasi’ sebagai
disiplin ilmu yang digeluti di bangku kuliah, bayangan umum biasanya mengaitkan
‘komunikasi’ berhubungan dengan
profesi penyiar, wartawan, atau orang yang berkecimpung di dunia media.
Gambaran seperti itu tidak sepenuhnya salah, tapi juga tidak selengkapnya
mendefinisikan ‘komunikasi’
sebagai sebuah bidang kajian ilmu atau disiplin, yang nantinya juga terkait
dengan bidang-bidang pekerjaan yang akan menjadi sasaran outputnya.
Tulisan ini akan memberikan selayang pandang gambaran
mengenai ‘komunikasi’ tadi
sebagai sebuah disiplin ilmu. Perkembangan ilmu komunikasi di dunia sudah
sedemikian maju dan mantap termasuk cakupannya sehingga tidak ada salahnya kita
melihat area bidang ilmu komunikasi yang sudah berkembang di negara-negara
lain, tidak hanya berkiblat ke dalam negeri.
Klasifikasi Komunikasi berdasarkan Informasi yang dikirim
dan diterima :
1. Komunikasi Audio, yaitu jenis komunikasi yang hanya memungkinkan
mengirim dan menerima informasi dalam bentuk suara (Contoh : Radio, Voice Mail,
dll)
2. Komunikasi Video . yakni sebuah teknologi untuk
menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar
bergerak.
Aplikasi video pada multimedia mencakup :
o Entertainment:
roadcast TV, VCR/DVD recording
o Interpersonal:
video telephony, video conferencing
o Interactive:
windows
jenis sistem vidio recording yang bekerja menggunakan sistem
digital.dengan analog dalam videonya. Biasanya digital video direkam
dalam tape, kemudian di distribusikan melalui optical disk seperti VCD dan DVD.
3. Komunikasi audio dan vidio ,yaitu komunikasi yang
memungkinkan mengirim dan menerima informasi dalam bentuk suara dan gambar
sekaligus (Contoh : Televisi, Video Call, dll)
4. Komunikasi data ,yaitu komunikasi yang mana informasi yang dikirimkan
dan diterima berupa data digital (Contoh : Aplikasi Internetworking pada
jaringan komputer)
Jenis – jenis Komunikasi Data :
1.Terestrial, menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya.
2.Satelit, menggunakan satelit sebagai aksesnya
hal wajib yang harus ada dalam sebuah komunikasi data adalah :
oReceiver
/ Penerima, penerima data / informasi yang dikirim oleh sender.
oSender
/ Pengirim, pengirim data / informasi yang selanjutnya akan diterima oleh
receiver
oMessage
/ Pesan, data yang dikirim oleh sender
oMedia
Transmisi, media yang dibutuhkan oleh data / informasi yang dikirim oleh
sender agar sampai ke receiver (Contoh : Kabel, udara, dll)
oProtocol, aturan
yang harus disepakati oleh dua atau lebih device agar dapat berkomunikasi
(Contoh : IEEE 802.11 standar yang digunakan untuk jaringan local menggunakan
wireless)